Menurut saya artikel yang di buat oleh IWB(Iwanbanaran) sangat bagus untuk di baca dan dipahami karena artikel yang dibuat oleh beliau iyaa walaupun saya edit sedikit bahasanya agar lebih jelas karena menggunakan bahasa daerah tepatnya bahasa jawa, nah artikel ini membahas tentang teknologi ABS (Antilock Braking System) yaitu sistem pengereman yang lebih aman tentunya agar megurangin tingkat kecelakaan di jalan raya terutama ketika hujan atau sehabis hujan yang membuat aspal jalan menjadi basah dan licin, karena jalan yang licin ini sering menjadi penyebab kecelakaan di jalan raya setelah faktor kelalaian atau kesalahan manusia (Human error), walaupun teknologi ABS ini sudah di terapkan di mobil sudah cukup lama, namun cukup baru bila di terapkan di motor khususnya di Indonesia ini.
Tidak
heran pabrikan besar masa kini berlomba-lomba memberikan fitur ABS
(antilock brake system) pada produk mereka. Tuntutan tingkat keamanan
untuk meminimize kecelakaan merupakan filosofi utama produsen. Nah…IWB
kebetulan menemukan video menarik testing motor ABS versus Non ABS.
Monggo silahkan) intip aja langsung…
Simulasi
menggunakan aspal licin atau lintasan basah. Guna mendapatkan gambaran
secara nyata, kuda besi menggunakan satu merk…..dengan salah satu motor
dinonaktifkan fitur ABS-nya. Kemudian dipasang sebuah stick menyilang
yang berfungsi sebagai penyangga/protektor jika sikuda besi dlosor.
Terlihat…tester begitu pede tanpa membekali motor ABS aktif dengan
perangkat serupa. Dan…akhirnya test menjawab semuanya…..
Jaran
wesi (Kuda besi) non ABS dipacu…..lewat permukaan licin, rem dibejek
habis! respon cukup mencengangkan sebab motor langsung melintir tanda
ban kehilangan grip. Untung ada penyangga protektor yang mencegah rider
dlosor (jatuh tersungkur) mencium aspal. Test dicoba berulang-ulang
dengan hasil sama yakni….ban terkunci tidak bergerak sehingga berakibat
karet bundar kehilangan cengkraman. Nah…simulasi dilanjutkan dengan
fitur ABS aktif. Motor dipacu dengan kecepatan sama….kemudian direm
mendadak. Disinilah teknologi ABS menunjukkan taringnya…. 
Sikuda besi berhenti secara anteng. Kalau sampeyan (anda) perhatikan…terjadi pergerakan suspensi naik turun tanda kaliper bereaksi mencengkram…melepas..mencengkram…melepas berulang-ulang guna mencegah piringan terkunci yang bisa berakibat ban lost grip. Proses tersebut sangat cepat….susah dilihat dengan mata telanjang (satu detik sekitar 25 kali). Berdasarkan simulasi testing….teknologi antilock brake system (ABS) secara siknifikan mampu mengurangi kecelakaan kendaraan roda dua yang bisa berakibat fatal… untuk videonya bisa dilihat di alamat blog ini http://iwanbanaran.com/2011/09/29/perbedaan-nyata-motor-abs-vs-non-abs/
Kesimpulan saya setelah saya dan anda membaca artikel yang di buat oleh IWB(Iwanbanaran) bukan berarti aman aman saja, tetap kita sebagai pengendara juga harus berhati hati dalam berkendara menggunakan kendaraan apa saja ABS ataupu yang NON ABS. jadi teknologi ABS ini di gunakan di kendaraan roda dua sebagai salah satu kepedulian para pembuat kendaraan bermotor roda dua atau lebih tepatnya kita sering menyebutnya motor.
Jadi itulah kesimpulan saya dan SALAM SATU ASPAL
Sumber:
http://iwanbanaran.com/2011/09/29/perbedaan-nyata-motor-abs-vs-non-abs/ Di edit oleh : Fiky